Syarata Sah Shalat Lengkap Berdasarkan Sumber al-qur'an Hadist serta Kitab Safinatunnaja
Syarat Sah Shalat Lengkap Menurut Kitab Safinatun Naja
Dalam kitab Safinatun Naja, disebutkan bahwa syarat sah shalat merupakan hal yang wajib dipenuhi sebelum seseorang melaksanakan ibadah shalat. Tanpa memenuhi syarat-syarat ini, maka shalat tidak akan sah secara syar’i.
1. Masuk Waktu Shalat
Shalat tidak sah apabila dilakukan sebelum waktunya. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT:
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa: 103)
Dalam Safinatun Naja dijelaskan bahwa mengetahui waktu shalat adalah syarat utama sebelum melaksanakan ibadah ini.
2. Suci dari Hadats Besar dan Kecil
Seseorang yang hendak shalat harus dalam keadaan suci, baik dari hadats kecil maupun hadats besar. Dalilnya:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ ...
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu...” (QS. Al-Maidah: 6)
Dalam hadits Nabi ﷺ:
“Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci.” (HR. Muslim)
3. Suci dari Najis pada Badan, Pakaian, dan Tempat
Menurut Safinatun Naja, suci dari najis adalah bagian dari kesempurnaan ibadah. Tidak sah shalat di tempat najis atau dengan pakaian yang terkena najis.
وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ
“Dan pakaianmu bersihkanlah.” (QS. Al-Muddatsir: 4)
Produk Rekomendasi Santri
BELInMUKENA PREMIUM -Mukena Dewasa Premium Microtex Foil
Harga: Rp114.900 - Rp119.900
🔗 Beli di Shopee4. Menutup Aurat
Aurat laki-laki dalam shalat adalah antara pusar dan lutut, sedangkan aurat perempuan seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ
“Wahai anak Adam, pakailah pakaian terbaikmu di setiap (memasuki) masjid.” (QS. Al-A’raf: 31)
5. Menghadap ke Kiblat
Shalat harus dilakukan menghadap ke arah Ka’bah (Kiblat). Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila kamu berdiri untuk shalat maka hadapkanlah wajahmu ke Kiblat.” (HR. Bukhari & Muslim)
6. Niat
Niat merupakan pembeda antara ibadah dan kebiasaan. Dalam Safinatun Naja, niat disebut sebagai salah satu dari rukun dan syarat sah shalat.
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
“Sesungguhnya segala amal tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari & Muslim)
Kesimpulan
Keenam syarat sah shalat di atas wajib dipenuhi oleh setiap Muslim. Tanpa memenuhi salah satunya, maka shalat tidak sah. Kitab Safinatun Naja menjadi salah satu pedoman fiqih klasik yang masih digunakan di pesantren-pesantren Ahlussunnah wal Jama’ah hingga kini.

Komentar
Posting Komentar